cara mengelola keuangan

Tips mengelola keuangan untuk masa depan

Mengelola keuangan dengan baik sangat diperlukan terlebih lagi untuk generasi milenial yang baru menginjak usia 20-25. Pengelolaan uang yang baik dapat  berdampak tidak hanya keuangan yang stabil pada akhir bulan tetapi juga dengan masa depan. Dengan pengelolaan keuangan yang baik,  ekomoni yang seimbang juga akan tercipta.

Cara mengelola uang dengan baik.

Setiap hari kita akan dihadapkan dengan banyak kegiatan yang berurusan dengan uang. Mulai dari Pembayaran tagihan, hingga urusan hiburan seperti belanja di e-commerce atau sekedar untuk membeli makanan. Agar pengeluaran kita tidak membengkak, perlu kita ketahui cara mengelola uang dengan baik. Diantaranya adalah :

  1. Kebutuhan dan keinginan itu beda

Dari namanya saja sudah terlihat jelas perbedaannya, apalagi maknanya. Kebutuhan adalah barang pokok yang harus kita penuhi. Jika kebutuhan pokok kita tidak terpenuhi akan memiliki dampak buruk. Misalnya seperti konsumsi. Konsumsi yang dimaksud disini adalah makanan pokok (wajib). Untuk makan 3x sehari. Beras, lauk, sayur, minum.

Sedangkan keinginan adalah layanan atau sesuatu yang menjadi tambahan untuk kesenangan pribadi. Contohnya adalah belanja untuk memenuhi gaya hidup dan hobi.

Dengan memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, mengelola keuangan jauh lebih mudah dilakukan. Karena dengan begitu, akan dengan mudah mengetahui mana kewajiban dan mana yang sekedar untuk memuaskan diri.

  1. Menabung

Menabung itu wajib. Mindset seperti ini harus selalu Anda tanamkan dan terapkan. Akan tetapi, jangan menabung dari sisa penghasilan. Justru sebaliknya, sisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung di awal bulan.

Menabung di awal bulan ada banyak keuntungannya. Selain memberi jaminan bahwa setiap bulannya bisa menabung, cara ini juga membantu Anda mengelola pengeluaran agar lebih selektif

  1. Investasi

Selain menabung, ada alternative lain yang dapat dicoba untuk mengelola uang agar finansial menjadi lebih sehat dimasa depan. Investasi bisa menjadi pilihan. Investasi tidak hanya berupa saham dan mata uang. Investasi terhadap diri sendiri juga bisa dilakukan.

BACA JUGA:  Peluang Usaha Bensin Eceran: Modal, Keuntungan dan Tipsnya

Mengikuti kursus atau mengembangkan bakat juga termasuk dalam investasi. Investasi jenis ini akan membantu untuk mendapatkan lebih banyak uang.

  1. Dana sosial

Mungkin bagi sebagian orang menyisihkan sebagian uang untuk dana sosial membuat rugi. Namun menyisihkan uang untuk sedekah juga harus dilakukan.

Kita perlu menganggarkan 10% dari pendapatan untuk dana sosial. Yang termasuk dana sosial adalah dana untuk bersedekah, uang arisan, iuran RT, dan kebutuhan sosial lainnya. Jika penghasilan keluarga Kita 9 Juta, maka 900 Ribu dari penghasilan itu harus dialokasikan untuk kebutuhan sosial.

  1. Membuat rencana keuangan

Membuat rencana keuangan sangat penting, terlebih untuk remaja milenial yang notabene masih belum memiliki tanggungan.

Rencana keuangan bisa dibuat dengan menyusun pengeluaran dan pendapatan per bulan sehingga lebh mudah untuk dipantau. Sekalipun hanya ada sedikit uang di tabungan Anda, rencana keuangan perlu untuk dibuat. Dampaknya juga akan lebih bagus jika langkah ini bisa Anda terapkan sejak dini.

  1. Membuat minimal 2 rekening

Cara ini cukup membantu, terlebih untuk yang kesulitan dalam urusan menabung. Memiliki dua atau lebih dari satu rekening bank bisa membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih mudah. Misalnya saja satu rekening untuk tabungan dan satu rekening lagi untuk menerima gaji dan memenuhi kebutuhan bulanan. Tapi jika ingin membuka lebih dari satu rekening bank, sebaiknya cari bank yang biaya adminnya rendah atau bahkan tidak ada biaya admin sama sekali.

Kesimpulan

Pengelolaan uang yang baik akan berdampak pada masa depan. Mindset wajib menabung dan memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan menjadi poin penting dalam mengelola keuangan agar tercipta finansial yang lebih sehat.