cara memulai bisnis usaha

Memulai bisnis ekspedisi, anti gagal !

Bisnis ekpedisi semakin merebak dimana-mana. Bisnis ini semakin memiliki banyak penggemar. Dengan adanya perkembangan ekonomi yang pesat, bisnis ekspedisi semakin popular. Dengan menyediakan jasa yang memudahkan dalam pengiriman barang, bisnis ini terbilang menjanjikan. Jasa pengantaran ini tentunya sangat dibutuhkan terutama pemilik usaha e-commerce.

Yang perlu disiapkan sebelum memulai bisnis ekspedisi

Dengan melihat peluang yang ada, membuka bisnis ekpedisi bisa dijadikan pilihan. Tentunya dengan perencanaan yang matang bisnis jasa antar barang ini dapat memberikan keuntungan yang banyak. Berikut beberapa yang perlu dipersiapkan sebelum memulai bisnis ekspedisi.

  1. Modal

Dengan peluang yang sangat besar dan menjadi bisnis yang sangat menjanjikan, tentunya bisnis ekspedisi perlu modal yang tidak sedikit. Mulai dari timbangan barang. Timbangan barang ini ada yang digunakan untuk barang yang kecil dan timbangan untuk barang berat.

Sewa lokasi untuk ekspedisi juga harus sesuai. Misalnya lokasi yang memiliki halaman yang cukup luas. Ini karena ekspedisi merupakan jasa antar barang dan tentu memerlukan transportasi.

Transportasi yang biasa digunakan oleh ekspedisi biasanya adalah mobil box dan motor. Ini tergantung jenis ekspedisi yang akan di jalankan. Apakah menjadi ekspedisi local atau antar provinsi. Penggunaan transportasi yang di gunakan untuk mengantarkan barang juga akan berdampak pada jumlah modal yang harus Anda keluarkan. Sebab, biaya membeli mobil box tentu akan jauh lebih besar dibandingkan membeli motor.

Gaji untuk karyawan, biaya sewa, biaya opersional dan biaya pemasarann juga perlu untuk masuk dalam hitungan.

  1. Spesialisasi

Bisnis ekpedisi memiliki pilihan  yang luas. Contoh Jasa pengiriman paket dan barang. Jasa pengiriman antardaerah, provinsi. Jasa pengiriman barang ke luar negeri.

BACA JUGA:  Take over usaha, solusi bisnis cepat berjaya

Selain wilayah atau jangkauan pelayanan, memulai usaha jasa pengiriman barang juga berarti harus menentukan jenis barang apa saja yang bisa dikirim. Misalnya dokumen, barang, makanan dan lain sebagainya. Semakin banyak jenis layanan yang diberikan, maka calon pengguna jasa bisa semakin dimudahkan dalam hal pengiriman barang.

Selain itu, juga dapat menentukan garansi atau pilihan durasi pelayanan. Contohnya seperti paket yang bisa sampai dalam 24 jam, 1-2 hari atau dalam waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan.

  1. Target pasar

Setelah menentukan layanan yang akan dijalankan, riset target pasar tentu sangat diperlukan. Target pasar dari bisnis ekspedisi lebih kepada pemilik took barang, e-commerce, atau bisa juga perusahaan besar lainnya.

Agar target pasar bisa tepat sasaran promosi perlu dilakukan. Seperti Mulai dari sign di lokasi, flyer atau poster yang disebar. Bisa juga dengan membuat akun media sosial resmi atas nama jasa pengiriman. memanfaatkan fitur iklan atau ads di berbagai media sosial juga bisa dilakukan. Dengan begitu, jangkauan pengguna jasa ekspedisi yang dikelola bisa menjadi semakin luas. Selain itu,juga dapat bekerja sama dengan olshop atau pebisnis lainnya yang membutuhkan jasa pengantaran barang. Maka, akan memiliki pelanggan tetap.

  1. Tarif

Setelah menyesuaikan wilayah jangkauan, jenis pelayanan serta durasi pengiriman, lalu tentukanlah tarif dari jasa pengiriman barang yang kelola. Sebagai acuan dan referensi, juga bisa melakukan survey terlebih dahulu. Dengan memperhitungkan modal dan jarak tempuh serta tarif dari kompetitor. Usahakan untuk menetapkan biaya yang terjangkau, karena konsumen akan cenderung lebih tertarik. Jangan terlalu mahal, namun juga jangan sampai merugikan.

Kesimpulan

Itulah beberapa faktor yang harus diperhatikan sebelum membuka bisnis ekpedisi. Dengan modal yang cukup besar, bisnis jasa pengiriman barang ini juga akan memberikan keuntungan yang besar.

BACA JUGA:  cara memulai bisnis laundry