Perbedaan Landing Page dan Website yang Paling Terlihat - Blog Digital Marketing Indonesia Terlengkap
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Landing Page dan Website yang Paling Terlihat

Perbedaan Landing Page dan Website


Perbedaan landing page dan website perlu diketahui agar tidak ada yang menganggapnya sama. Istilah landing page dan website sering kali dianggap hampir mirip karena sama-sama mampu merepresentasikan dunia bisnis dengan baik. 

Namun, ada perbedaan yang cukup banyak dari keduanya. Landing page memiliki tampilan yang lebih sederhana dibandingkan dengan website yang mampu menampung banyak informasi. 

Secara umum, keduanya memang lebih banyak digunakan dalam dunia digital marketing sehingga bagi para pebisnis, penting untuk mengetahui perbedaan antara keduanya.

Inilah Perbedaan Landing Page dan Website Secara Dasar


1. Pengertian


Pengertian landing page adalah halaman yang berada pada tampilan website yang mampu mendorong setiap pengguna untuk mendapatkan produk sesuai keinginannya. 

Dari hasil pencarian berbayar yang diketikkan pada kolom google, maka akan muncul landing page yang paling sesuai. Keberadaan landing page akan membantu setiap pengusaha mempromosikan barangnya dengan sangat baik.

Sedangkan pengertian website adalah berupa kumpulan beberapa halaman yang dialamatkan pada salah satu domain internet dan dibuat demi tujuan tertentu. 

Mudahnya, apabila seseorang mengetikkan url tertentu, maka akan langsung masuk pada website yang dituju. Jika di dalam landing page hanya terdapat satu halaman saja, maka  website terdiri atas beberapa halaman. Dibandingkan dengan landing page, orang-orang pasti lebih familiar dengan website.

2. Tampilan


Perbedaan landing page dan website juga tampak pada tampilannya. Landing page memiliki tampilan yang lebih sederhana dibandingkan website karena hanya memuat satu halaman saja. Jika diperhatikan, tampilan dari landing page sebagian besar hanya memanfaatkan sedikit teks dan banyak gambar. 

Hal tersebut memang pas karena konsep tampilan dari landing page sendiri sangat sederhana dan lebih mengedepankan kualitas isinya.

Jika landing page memiliki tampilan yang sederhana, maka berbeda dengan website yang tampak lebih rame. 

Di dalam tampilan website terdapat banyak informasi yang dikemas dalam gambar ataupun teks. Jumlah karakter teks yang digunakan juga sangat banyak karena pada halaman ini yang diutamakan memang pada informasinya. Meski begitu tak jarang juga para pengguna website berusaha menjadikan tampilannya sangat menarik.

3. Desain


Dilihat dari desainnya, perbedaan landing page dan website sudah bisa disimpulkan. Landing page lebih dipenuhi desain unik dan tidak monoton karena memang sangat mengutamakan konsep. 

Pada landing page juga tidak dilengkapi dengan terlalu banyak menu karena halaman yang bagus justru yang dapat dipahami dalam satu kali lihat. 

Bahkan secara umum, banyak orang yang membuat halaman ini dengan informasi sangat singkat dan langsung pada poinnya.

Berbeda lagi dengan website yang sebagian besar di desain dengan lebih ramai karena di dalamnya juga dilengkapi dengan banyak menu. 

Menu-menu yang tersedia tersebut secara tidak langsung memberikan sentuhan desain yang formal sehingga oleh para pembuatnya ditambah dengan beberapa gambar atau video yang dapat membuatnya menarik. Selain itu, tidak jarang juga banyak yang menambahkan lagu agar pengguna website tidak merasa bosan.

4. Tujuan

Tujuan pembuatan antara landing page dan website sudah jelas berbeda. Karena memiliki tampilan dan desain yang lebih sederhana, landing page memiliki tujuan yang lebih spesifik. 

Tujuan dari pembuatan landing page biasanya merujuk pada hal-hal yang sifatnya eksklusif, seperti misalnya penawaran terbatas, informasi event tertentu, dan hal-hal sejenisnya. Informasi yang diberikan juga sangat singkat, padat, tetapi sangat menarik.

Lalu tujuan dari pembuatan website lebih kepada dunia bisnis. Sebagian besar orang menggunakan website untuk mempromosikan sesuatu yang  umumnya terkait dengan dunia bisnis. 

Fungsinya adalah orang-orang bisa dengan mudah mendapatkan informasi yang diinginkan lalu mendapatkan banyak traffic. Sifatnya juga tidak terbatas karena di dalamnya bisa memuat beberapa jumlah halaman. 

5. Target Pembaca

Karena memiliki tujuan yang berbeda, maka sudah pasti target pembaca yang digiring juga berbeda-beda. Untuk landing page, target pembacanya lebih khusus, yakni orang-orang yang sebelumnya telah berhubungan dengan link atau CTA. 

Biasanya, sebelum mengakses landing page, orang-orang telah memiliki link ataupun CTA yang dibagikan sebelumnya. Untuk itu landing page sifatnya lebih khusus dibandingkan dengan website.

Berbeda lagi pada website yang merupakan sumber informasi umum. Keywoard yang terdapat pada website juga sangat mudah dicari. Informasi seputar bisnis dan perangkat tertentu biasanya lebih cenderung menggunakan website sehingga ketika mencari jenis informasi tersebut akan langsung diarahkan pada website. 

Terlebih tujuan dari pembuatan website sendiri adalah agar lebih sering dikunjungi dan keuntungannya diambil lewat traffic data atau jumlah orang-orang yang berkunjung.

6. Konten

Konten juga bisa menjadi bukti perbedaan landing page dan website karena keduanya sangat berbeda. Pada landing page, konten dibuat sejelas mungkin tetapi tidak menghilangkan sisi kreativitas. Hal ini karena luas halamannya yang begitu sempit dan hadir secara eksklusif sehingga perlu dibuat seringkas mungkin. 

Tujuannya adalah agar setiap pengunjung bisa langsung mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan tidak akan merasa kebingungan.

Pada website, konten tampak lebih berisi dan beragam karena tidak hanya terdiri dari satu halaman saja. Terdapat beberapa menu yang mengantarkan pada halaman berbeda-beda, seperti blog, home, about us, pricing, dan masih banyak lagi. 

Secara umum, konten dari website tidak terlalu dibuat eksklusif karena ada banyak kesempatan untuk menjelaskan setiap poin dengan sedetail mungkin. Bahkan tidak heran apabila di dalam website terdapat penjelasan kalimat yang panjang.

7. Karakteristik

Karakteristik akan menentukan tampilan secara umum dari landing page ataupun website karena keduanya pasti memiliki ciri khas. Pada landing page, terdapat beberapa karakteristik, seperti yang pertama memiliki fungsi khusus di dalam website. 

Tidak hanya berdiri sendiri, landing page juga berada di dalam website. Lalu yang kedua adalah dapat mendorong para pengguna untuk lebih fokus di satu jenis produk. Yang ketiga, terdapat unsur persuasif atau sejenis promosi di dalamnya.

Perbedaan Landing Page dan Website Berdasarkan Kriterianya!


Perbedaan landing page dan website yang didasarkan pada karakteristiknya sangat terlihat jelas. Pada website, navigasi dibuat cukup padat tetapi masih mudah untuk diikuti. Di bagian kiri atas terdapat logo atau informasi menonjol yang berkaitan dengan bisnis milik setiap pengguna. 

Ada juga kelengkapan berupa foto dan gambar yang memiliki fungsi untuk mendukung keberadaan teks. Meskipun didominasi oleh teks, tanpa adanya foto dan gambar hanya akan membuatnya kurang menarik.

1. Tingkat Responsif


Perbedaan landing page dan website, masing-masing memiliki tingkat responsif yang berbeda. Pada landing page, tingkat responsif diukur melalui CTA (Call to Action) yang diberikan oleh pengunjung. 

Apabila pengunjung mengklik  file yang disediakan atau bahkan menghubungi pihak yang bersangkutan pada landing page tersebut, maka bisa dikatakan memiliki tingkat responsifitas yang tinggi. Intinya, tingkat responsif landing page akan dipengaruhi oleh tingkat CTA.

Berbeda dengan website, tingkat responsif akan terlihat apabila bisa diakses pada semua jenis device dari penguna. Secara otomatis, setiap pengguna pasti akan menggunakan jenis device yang berbeda-beda, baik itu pada komputer, laptop, ataupun Hp. 

Seharusnya, perbedaan device yang digunakan tidak akan mempengaruhi tingkat kenyamanan dalam mengakses alamat website manapun. Itulah salah satu kriteria website dianggap responsif.

2. Pemisahan Bagian Konten


Pada landing page, bagian pemisahan konten memang tidak sekompleks yang ada pada website. Bagian ruang putih ataupun latar belakang menjadi sarana untuk memisahkan masing-masing konten. 

Antara konten visual seperti gambar dengan konten teks memang perlu dipisahkan agar orang-orang yang mengakses landing page lebih paham maksudnya. Selain itu, apabila konten tampak rapi dan menarik, membuat orang-orang merespon atau mengklik CTA dengan mudah.

Sedangkan pada website, pemisahan konten juga dilakukan yang ditandai dengan adanya beberapa halaman. Di bagian atas biasanya terdapat beberapa menu seperti home, about us, dan sebagainya yang apabila diklik akan langsung menuju halaman tersebut. 

Selain menu, ada juga tampilan desain yang membuatnya tampak lebih menarik dan meningkatkan traffic para pengunjung. Bagi website profesional, hal-hal seperti layout, warna, dan teks pasti akan diperhatikan.

3. Penggunaan Informasi Visual


Terkadang, ada orang-orang yang lebih menyukai untuk membuat landing page dengan informasi visual lebih banyak dibandingkan dengan teks. Hal tersebut memang sedang menjadi tren karena dinilai lebih efektif dan menarik. 

Yang tidak bisa dipungkiri adalah terkadang penggunaan visual berupa gambar akan membuat tampilan landing page menjadi lebih menarik. Selain itu, tipe milenial jaman sekarang tidak akan suka apabila membaca teks terlalu banyak sehingga sangat bagus apabila mengutamakan tampilan visual.

Pada website, informasi visual justru tidak terlalu mendominasi. Sebagian besar isinya merupakan tampilan teks karena website biasanya memberikan informasi lebih banyak dan luas dibandingkan dengan landing page. 

Selain itu, apabila website terlalu banyak menggunakan tampilan visual seperti gambar dengan resolusi besar, maka justru akan menghambat proses loading yang terjadi. Biasanya, akses website yang cepat terjadi karena tidak ada ukuran gambar yang terlalu besar. Namun, tetap saja, jaringan dari pengguna juga sangat mempengaruhi.

4. Komposisi Warna


Komposisi warna juga bisa menjadi perbedaan landing page dan website. Kedua halaman tersebut memiliki prinsip tersendiri pada penggunaan warnanya. Untuk landing page yang sebagian besar konten disampaikan dalam bentuk visual, maka pasti akan menggunakan komposisi warna yang sangat beragam. 

Berbagai warna diaplikasikan mulai dari yang tampak lembut hingga yang paling mencolok. Tentunya, sebelum memilih warna tetap mempertimbangkan keselarasan dengan konten.

Sedikit berbeda dengan website yang memang mengutamakan konten dalam bentuk teks. Website menggunakan komposisi warna yang lebih monoton agar tulisan atau teks yang lebih menonjol. 

Hal tersebut sangat wajar terjadi karena apabila komposisi warnanya dibuat sangat mencolok, informasi yang coba disampaikan tidak akan dipahami dengan baik oleh para pengunjung. Untuk itu, lebih baik menggunakan deretan warna yang lembut atau komposisi yang tidak mencolok agar teks informasi tetap diterima dengan baik.

Perbedaan landing page dan website membuktikan apabila keduanya tidak bisa dianggap sama. Masing-masing memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda sehingga pemahaman mengenai perbedaan dari keduanya akan sangat membantu para pengguna untuk memutuskan mana yang benar-benar perlu dibuat. 

Untuk itu, mengenali perbedaan akan membantu memberikan pemahaman mengenai karakteristik masing-masing halaman. 

1 komentar untuk "Perbedaan Landing Page dan Website yang Paling Terlihat"